Platfrom Apa Saja yang Bisa Menjadi Wadah Produktifitas Menulis Selain Media Sosial?


Ada banyak platfrom yang mewadahi karya tulis dari para penulis, salah satunya yang gampang dan tak berbayar adalah blogspot dan wordpress. Untuk membuat akun dikedua platfrom tersebut juga gampang. Banyak sekali tutorial yang bisa diakses untuk mempelajari sekaligus mempraktekkannya.

Bila sudah aktif dan konsisten dalam menulis, bisa juga nanti didaftarkan addsens, meskipun perlu waktu dan usaha yang tidak kecil. Namun yang paling sederhana adalah kedua platfrom (blogspot dan atau wordpress) ini bisa menjadi wadah untuk ekspresi sekaligus membuat diri untuk bisa terus produktif. Terlebih ditengah pandemi seperti ini.

Keuntungan dari menggunakan platfrom blogspot atau wordpress atas nama sendiri alias dikelola pribadi, dari konten hingga tampilannya tak ada batasan tertentu. Semua tulisan bebas untuk ditayangkan tanpa takut ditolak.

Selain itu, yang lebih luas lagi, banyak platfrom lain juga yang bisa digunakan gratis, namun tidak bisa dikelola secara personal atau pribadi. Ada yang diseleksi dulu baru bisa menayangkan satu buah karya tulis, ada juga yang bebas, namun tetap berpegang pada norma dan kaidah yang berlaku.

Platfrom atau media yang bisa dicoba tanpa seleksi dan yang cukup familiar diantaranya adalah Kompasiana. Ada media Qureta yang gratis namun tetap dikurasi editor lebih dulu sebelum ditayangkan. Media online lain seperti Mojok, Voxpop, Detik, Basabasi dan lain sebagainya juga layak sekali untuk diselami. Meski harus melewati proses kurasi dan penolakan, namun ketika tulisan bisa tayang, akan mendapat fee dengan jumlah tertentu.

Setelah memposting tulisan di platfrom atau media tersebut, alangkah sangat baik untuk di share lewat sosial media, agar tulisan yang ingin disampaikan bisa terbaca banyak orang. Syukur-syukur bisa menginspirasi dan membawa perubahan meskipun sederhana.

Kurang lebih seperti itu. Terima kasih banyak :)


Salam,
Nina Fitriani
Mahasiswi KKN-DR 2020

Comments