Bagaimana Cara Mengetahui Minat Seseorang Dalam Menentukan Jenis Tulisan yang Akan Mereka Buat?



Tidak ada cara khusus untuk mengetahui minat seseorang untuk menekuni dunia tulisan apa yang menjadi interest bagi mereka. Hal ini semata-mata muncul dengan sendirinya dan bisa dibentuk sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Misalnya sejak awal si A menggemari tulisan fiksi, bisa jadi seiring berjalannya waktu, ia bisa berubah haluan untuk menulis artikel, esai, jurnal, pun bisa juga opini.

Ada juga orang yang expert dalam multibidang, misalnya ia bisa menulis tulisan pakem namun juga bisa menulis tulisan fiksi ringan yang asik untuk dibaca. Orang-orang disekitar saya misalnya, yang dua tahun lalu pernah saya wawancarai untuk rubrik sosok dalam buletin sastra GIE di kampus.

Beliau merupakan salah satu dosen di kampus yang aktif menulis jurnal ilmiah dan juga berhasil menerbitkan satu buah novel. Atau lain lagi, dosen di kampus yang sama dan pernah menjadi pembina di UKM LPM Al-Mizan, sempat aktif menulis cerpen yang bahkan terbit di media mainstream. Tulisan esai beliau juga pernah tayang di kolom Tempo dan selain itu, beliau juga aktif menulis jurnal.

Contoh lainnya yang lebih luas seperti misalnya Leila S. Chudori, seorang wartawan juga penulis novel. Karya yang paling fenomenal dan bahkan masih dinikmati sampai sekarang adalah novelnya yang berjudul Laut Bercerita. Sebuah marterpiece yang menawan dan luar biasa keren. Lain lagi seperti Ayu Utami, wartawan yang juga penulis novel diantaranya Bilangan Fu, Pengakuan Eks Parasit Lajang, Saman, Larung dan masih banyak lagi.

Lain hal lagi, ada juga seseorang yang hanya fokus pada satu bidang tulisan. Seperti misalnya Andrea Hirata, Pak Cik ini, –sapaan akrab beliau- sejak awal memang berdiri sebagai penulis novel yang memulai debutnya dengan karya berjudul Laskar Pelangi dan berhasil menjadi novel bestseller yang diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Penulis lain seperti Kalis Mardiasih, seorang aktivis yang senang menyuarakan hak-hak perempuan lewat sosial media. Beliau merupakan penulis tetap di kolom Detik dan beberapa bukunya sudah lahir. Salah satunya adalah buku berjudul Muslimah yang Diperdebatkan.

Saya pribadi, dulu senang sekali membuat karya fiksi seperti cerpen. Namun seiring berjalannya waktu, ketika saya menempa diri di organisasi kampus yang mengharuskan untuk belajar menulis banyak hal, seperti misalnya tulisan jurnalistik, resensi buku, esai ataupun artikel, akhirnya sampai hari ini, saya senang bisa menulis apapun yang saya suka dan ingin tuliskan.

Intinya adalah tidak penting untuk mengetahui minat seseorang dalam menentukan jenis tulisan yang mereka ingin tulis. Paling penting adalah tulislah apa yang ingin ditulis, tanpa paksaan dan tanpa perintah. Lalu ditengah perjalanan kalian akan menikmati apa yang telah ditulis itu. Entah diperjalanan akan berubah minat, bukan masalah. Tulis saja dan sebarkan jika bermanfaat bagi orang lain.

Begitulah kira-kira. Terima kasih banyak.
Ada yang lebih menarik lagi, klik disini, yaa J

Salam,
Nina Fitriani
Mahasiswi KKN-DR 2020

Comments